Waktu terasa begitu cepat ketika kita bersama, seolah enggan untuk melihat kita bahagia bersama. Ada berbagai hal yang aku ingat ketika aku bersamamu. tetapi yang paling aku ingat adalah bagaimana kau tersenyum untukku.
Hari ini waktu terasa begitu cepat berlalu. seakan waktu tak mau bersahabat dengan kita, atau memang karena aku menikmatinya? Pada sore yang cerah ini, aku melihat senyumanmu, merasakan hangatmu.
Senja yang begitu singkat untuk rindu yang begitu dalam. pada akhirnya aku dapat menghilangkan sebagian kecil rasa rinduku untukmu. Rasa rindu yang begitu dalam, entah mengapa ini menjadi sebuah kebiasaan. Merindu senja yang kunantikan hadirnya.
Mengapa waktu berjalan begitu cepat ketika aku merasa bahagia dan nyaman bersamamu? aku seringkali terdiam, terdian dan terdiam. Aku hanya ingin menikmati tiap detik yang kita jalani, hanya kita berdua. Dengan rasa tenang, dengan rasa senang. Aku terpaku melihat senyumu. Seakan bisu tak ammpu mengungkapkan beribu kata yang terpendam dihatiku.
Jujur, aku berharap waktu berhenti ketika kita bersama. Agar aku dapat menikmati bahagiaku lebih lama. Bahagia yang aku rasakan ketika bersamamu.
Aku hanya ingin terus berada didekatmu meskipun senja mulai menghilang, Aku hanya ingin menikmati setiap detik itu. menghabiskan secangkir kopi di halaman rumah sampai kita berusia senja. Menikmati malam dengan taburan cahaya bintang yang menghiasi langit yang begitu gelapnya. Namun, aku tidak akan pernah merasa gelap, sebab kamu adalah senjaku. Menjadi salah satu tujuan hidupku. menjadi sesuatu yang takkan pernah tergantikan lagi.
Menjalani hari tua bersamamu adalah impian terbesar dalam hidupku, melihat senyummu dikala pagi buta dan mengantarkanmu kepada mimpi indah yang akan menjadi nyata.
Aku pernah berharap bahkan seringkali berharap bahwa kita dapat menikmati senja bersama hingga kita menua. Hingga senja yang kita jalani menjadi sebuah cerita yang akan kita ceritakan pada anak-anak kita.
Senja hari ini menyimpan begitu banyak kenangan. Senja hari ini juga menjadi sangat berarti karena hadirmu, meskipun hanya sebentar kita merasakannya, namun itu menjadi suatu hal yang tak akan pernah aku lupakan. Entah kapan lagi kita menikmati senja bersama, duduk dan berjalan berdampingan menikmati setiap detik yang kita lewati.
Bahkan aku masih dapat mengingat jelas berbagai macam kata yang sempat kau ucapkan padaku. Aku juga masih ingat bagaimana caramu memperlakukanku dengan begitu indahnya.
Teruntuk senja, terimakasih telah menajadi pelengkap kisah. Cahaya jinggamu menjadi saksi pertemuan kita, menjadi warna yang begitu indah.
Teruntuk kamu, terimakasih telah menyempatkan waktumu untuk bertemu denganku, menikmati senja bersamaku. Meskipun itu hanya setara dengan angin lalu. Namun jujur aku senang, bahkan aku bahagia.
Terimakasih telah memberikan lengkungan senyum terindah di penghujung senja, semoga kita dapat menikmati senja bersama hingga usia kita menua. Semoga semua angan dan cita kita dapat terjawab oleh semua proses yang telah kita lewati.
Rindu ini tetap tertuju padamu, karena hanya kamu yang menjadi pelabuhannya.
Dan pada nyatanya namamu masih selalu aku sebut dalam setiap dia di sujud terakhirku. Berharap akan terjawab di kemudian hari, berharap bahwa diriku adalah sosok insan yang pantas untuk bersamamu. Terimakasih telah memberikan kepercayaan dan rasa cintamu kepadaku, aku masih disini untukmu.
Komentar
Posting Komentar